2 Jam, Perempuan Tunarungu Berada di Atas Tower

2 Jam, Perempuan Tunarungu Berada di Atas Tower
Petugas Polresta Tasikmalaya harus melakukan mediasi selama dua jam untuk meminta perempuan tunarunggu Suci Adelia Putri (30), turun dari tower setinggi 20 meter. - istimewa
Oleh: Andriansyah
Jabar - Sabtu, 25 Februari 2012 | 22:32 WIB

INILAH.COM, Tasikmalaya – Petugas kepolisian Polresta Tasikmalaya dibuat lelah oleh aksi nekat Seorang perempuan tunarunggu Suci Adelia Putri (30), warga Bontang Kalimantan Timur, yang melakukan aksi nekad memanjat tower setinggi 20 meter,Sabtu (25/2/2012). Hampir dua jam, polisi melakukan mediasi hingga korban mau turun.

"Sekitar pukul 13.45 WIB, Bripka Jatnika langsung memanjat tower untuk melakukan mediasi diatas tower tersebut untuk memastikan tulisannya. Namun tetap korban enggan turun, tapi petugas tetap berusaha membujuk korban untuk turun," ujar Kabag Ops Polresta Tasikmalaya Kompol Yono Kusyono kepada wartawan di Mapolresta Tasikmalaya, Sabtu (25/2/2012).

Komunikasi dengan korban pun dilakukan melalui tulisan di kertas karton. Akhirnya perempuan tunarunggu tersebut turun dan melemparkan surat yang bertuliskan, "Semuanya bubar saya akan turun dengan sendiri dan mobil PLN berada di halaman belakang supaya pergi".

Sekitar pukul 13.56 WIB, Kabag Ops Polresta Tasikmalaya Kompol Yono Kusyono bersama Bripka J Jatnika serta anaknya Muhammad Dimas Wahyudin (8), menuliskan permintaan korban dengan menggunakan kapur di halaman Mapolresta. "Sudah disuruh pulang Ok, Ayo turun nanti kita diantar ke Polsek Kawalu sudah ok 86 A1, Turun Mah permintaan kita sudah dikabulkan," tulis anaknya Dimas.

Dengan adanya mediasi tulisan diaspal tersebut, perempuan tunarunggu pun langsung turun dari tower sekitar pukul 14.10 WIB dan langsung diamankan ke ruangan Kabag Ops untuk memenuhi permintaannya.

Kapolresta Tasikmalaya AKBP Gupuh Sutiyono mengatakan, perempuan tunarunggu tersebut datang bersama anaknya dari Jakarta, untuk mencari keluarganya. Meskipun selama tiga hari di Tasikmalaya, perempuan tersebut pernah menjadi anggota Saka Bhayangkara karena kecerdasan dan kepintarannya membuat anggota Polisi geleng kepala. "Perempuan tunarungu tersebut tahu sandi-sandi Polisi. Dengan adanya permintaan tersebut, perempuan tunarunggu langsung kita antarkan ke Polsek Kawalu dengan menggunakan Ranger untuk memastikan keberadaan keluarganya," pungkas Gupuh.[ang]

berita lainnya
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHJABAR.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
  • Facebook
  • Twitter
  • RSS
warta terkini
terpopuler
foto hari ini
www.inilah.com
Follow inilahjabarcom on Twitter