Satroni Pabrik Cat, Perampok Sekap Satpam

Satroni Pabrik Cat, Perampok Sekap Satpam
PT Tirta Kencana Tata Warna, salah satu pabrik cat di Jalan Raya Cibening, Bungursari disantroni Kawanan perampok bersenjata tajam, Kamis (23/2/2012). - istimewa
Oleh: Asep Mulyana
Jabar - Kamis, 23 Februari 2012 | 14:02 WIB

INILAH.COM, Purwakarta - PT Tirta Kencana Tata Warna, salah satu pabrik cat di Jalan Raya Cibening No 170 RT 14/05 Desa Cibening Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta disantroni Kawanan perampok bersenjata tajam, Kamis (23/2/2012).

Dalam aksinya, para pelaku berhasil menggasak isi brankas serta menyekap satpam penjaga dan mengikatnya dengan lakban.

Aksi kawanan perampok yang diperkirakan berjumlah enam orang itu dilakukan sekitar pukul 05.30 WIB. Berawal saat satpam, yakni Zaenal Arifin (37) warga Kampung Cilame RT 14/05 sedang bertugas seorang diri. Tiba-tiba saja, enam pelaku yang sama sekali tidak dikenalnya langsung menyergap dengan menodongkan clurit.

Mendapat dirinya sudah dibawah todongan sajam, korban tak bisa berkutik. Bahkan, kedua tangan dan kakinya diikat, serta mulutnya dilakban. Sehingga para pelaku dengan leluasa mengobrak-abrik sejumlah ruangan yang menurut perkiraan mereka terdapat barang-barang berharga. “Saya tak berbuat apa-apa ketika karena mereka menodongkan sajam,” ujar Zaenal saat dimintai keterangan oleh polisi.

Adapun sasaran pelaku adalah ruangan dimana sebuah brangkas perusahaan berada. Dengan menggunakan kapak dan linggis, mereka berhasil membongkar brangkas tersebut dan menggodol uang tunai sebesar Rp8,4 juta. Selain itu, mereka sempat pula mengobrak-abrik faktur penjualan sebelum meninggalkan TKP.

Korban yang tak berdaya baru bisa terbebas dari ikatan setelah ada salah seorang karyawan yang menemukannya. Mereka pun kemudian bergegas melapor ke Polsek Bungursari sekitar pukul 07.00 WIB. Mendapat laporan seperti itu, sejumlah petugas kepolisian pun langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

Kapolres Purwakarta AKBP Bahtiar Ujang Purnama mengatakan hasil sementara dari olah TKP, para pelaku masuk kedalam perusahaan melalui benteng belakang. Kebetulan di belakang berusahaan terdapat pohon besar yang nempel pada dinding benteng. Sehingga para pelaku dengan mudah masuk melalui pohon tersebut.

“Anggota kami baru menemukan barang bukti berupa clurit yang tertinggal. Kami masih melakukan pengejaran sembari mengidentifikasi para pelaku. Saat ini, anggota kami masih di lapangan, kami belum mengetahui kemana arah perginya para pelaku tersebut,” ungkap Bahtiar.[jul]

berita lainnya
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHJABAR.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
  • Facebook
  • Twitter
  • RSS
warta terkini
terpopuler
foto hari ini
www.inilah.com
Follow inilahjabarcom on Twitter