Warga Bangun Kincir Air Penuhi Kebutuhan Listrik
INILAH.COM, Cianjur - Di Kampung Ciherang Girang Desa Cibanggala Kecamatan Campaka Mulya, puluhan kepala keluarga (KK) memanfaatkan aliran sungai Pasir Mala sebagai sumber listrik dengan membuat sejumlah kincir air.
Sedikitnya ada 10 unit kincir yang terdapat di sepanjang sungai Pasir Mala. Dana pembangunannya berasal dari swadaya masyarakat setempat. Satu unit kincir air bisa menerangi 4 hingga 5 rumah. Untuk biaya perawatan, setiap KK dipungut iuran sebesar Rp5.000 per bulan.
Jaya (48), warga setempat menuturkan pembangunan kincir air itu sudah hampir setahun lalu yang merupakan inisiatif warga setempat. Berkat pembangunan kincir air, saat ini kampung tersebut tidak lagi gelap. "Kami saat ini sudah bisa menonton tv," aku Jaya semringah.
Menurut Jaya, yang juga sebagai penjaga kincir air, satu buah kincir air bisa menerangi sedikitnya 4-5 buah rumah. Sayangnya, pasokan listrik tak bisa sebesar jaringan PLN. Namun warga di sana sudah terbantu dengan keberadaan turbin air itu.
"Untuk biaya perawatan, termasuk honor petugas jaga, warga setiap bulan dipungut iuran sebesar Rp5.000. Selama ini tidak ada yang protes karena memang warga sangat membutuhkan aliran listrik," tuturnya.
Namun sesekali warga pun tidak bisa mengandalkan terus kincir air untuk memenuhi kebutuhan aliran listrik. Sebab sewaktu-waktu aliran sungai bisa saja menyusut seiring perubahan cuaca. "Kalau normal atau musim hujan, pasokan listrik pasti terus ada. Yang bingung ketika musim kemarau. Wilayah kami akan kembali gelap jika malam hari. Terpaksa warga pun menyalakan lagi lampu tempel (cempor) atau petromak," sebutnya.
Samsudin (54), tokoh masyarakat setempat menyebutkan beberapa tahun lalu pemerintah sempat menjanjikan akan memenuhi pasokan listrik ke wilayahnya. Namun hingga saat ini belum kunjung terealisasi.
"Daripada menunggu yang tak pasti, kami akhirnya berinisiatif membangun kincir air, karena kebetulan ada aliran sungai. Alhamdullilah saat ini listrik sudah bisa dinikmati meskipun belum maksimal," tukasnya.[jul]
- 23:44 Dewan Pertanyakan Rencana Induk ...
- 23:14 Warga Keluhkan Kosongnya Stok Bl...
- 22:43 Parkir Model Baru di Garut Diper...
- 21:43 Sampah Numpuk, Warga Datangi Kan...
- 21:22 Dinkes Kab Bandung Tangani Melep...
- Visa Kunjungan Wisata pun Dipaka...
- Gubernur Harus Usir GRPP dari Ta...
- Parkir Model Baru di Garut Diper...
- Dinkes Didesak Bebaskan Biaya Be...
- Jabar Perketat Pengawasan Tenaga...




