Awak Bus Kurnia Bakti Ditetapkan Sebagai Tersangka

Awak Bus Kurnia Bakti Ditetapkan Sebagai Tersangka
Sopir bus Karunia Bakti yang terlibat kecelakaan beruntun di Cisarua Bogor, Jum'at (10/2/2012) malam, ditangkap polisi di Kampung Sarkanjut Garut, Sabtu (11/2/2012) pagi. - inilah.com/Nul Zainulmukhtar
Oleh: Nul Zainulmukhtar
Jabar - Sabtu, 11 Februari 2012 | 22:45 WIB

INILAH.COM, Garut - Sopir bus Karunia Bakti jurusan Garut-Jakarta bernomor polisi Z 7519 DA yang melarikan diri beberapa saat setelah kecelakaan beruntun di Cisarua Jalan Raya Puncak Bogor pada Jum'at (10/2/2012) malam, ditangkap jajaran Kepolisian Resort (Polres) Garut di Kampung Sarkanjut Desa Sindangsari Kecamatan Leuwigoong Kabupaten Garut, Sabtu (11/2/2012) pagi.

Selain sopir, kernet dan kondektur bus tersebut juga ditangkap di daerah Garut. Ketiganya telah dinyatakan sebagai tersangka dalam kecelakaan beruntun yang menelan 14 korban jiwa dan puluhan lainnya luka itu.

"Kita dimintai bantuan menelusuri keberadaan sopir serta kernet dan kondektur bus yang diketahui melarikan diri beberapa saat setelah kecelakaan terjadi. Ternyata sopir bersembunyi di rumahnya di daerah Sarkanjut Leuwigoong. Dia bersama kondektur dan kernet lalu kita amankan tadi pagi dan langsung kita kirimkan ke Bogor untuk diserahkan ke polres setempat di mana kecelakaan terjadi," kata Kapolres Garut AKBP Enjang Hasan Kurnia didampingi Kepala Satuan Reserse dan Kriminal AKP Yusuf Hamdani kepada INILAH.COM, Sabtu (11/2/2012).

Sebelumnya diberitakan, sopir dan dua kernet bus Kurnia Bakti sudah digiring ke Polres Bogor. Mereka akan diperiksa terkait kecelakaan maut yang menewaskan 14 orang di Jalan Raya Cisarua, Puncak, Bogor.

"Mereka saat ini dalam perjalanan ke Polres Bogor untuk dilakukan pemeriksaan. Penyelidikan peristiwa ini dilakukan Polres Bogor diback-up oleh Polda Jabar," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul saat dihubungi wartawan, Sabtu (11/2/2012).

Sopir bus Kurnia Bakti yakni LI (44) merupakan warga Kampung Kaum RT 04/06 Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut. Sedangkan dua kondektur, DJ (38) warga Kampung Babakan Sapotong RT 01/07 Desa Neglasari Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut, dan kernet R (35) merupakan warga Kampung Pojok RT 03/08 Desa Cikembulan Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut.[ang]

berita lainnya
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHJABAR.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
  • Facebook
  • Twitter
  • RSS
warta terkini
terpopuler
foto hari ini
www.inilah.com
Follow inilahjabarcom on Twitter