Jabar Suplai 50% Lebih Energi Geothermal Indonesia
INILAH.COM, Bandung - Potensi energi geothermal (panas bumi) di Jabar cukup besar dan memiliki potensi yang tinggi. Dari total suplai energi geothermal di Indonesia, lebih dari setengahnya disuplai dari dua lokasi energi panas bumi di Jabar.
Presiden Direktur Chevron Abdul Hamid Batubara menyebutkan, suplai energi panas bumi untuk seluruh Indonesia saat ini mencapai 1200 mega watt. Dari total tersebut, sebesar 636 mega watt disuplai dari Gunung Salak Sukabumi dan Kawah Drajat Garut.
"Jadi sebenarnya potensi panas bumi di Jabar sangat besar, hanya saja belum dioptimalkan dengan baik. Dan kami hanya menunggu proses penawaran dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah untuk mengoptimalkan potensi tersebut," tutur Abdul Hamid usai penyerahan bantuan diaya DED Gedung Energi dan Mineral kepada ITB di Ruang Rapim A, Gedung Rektorat ITB, Jalan Tamansari Kota Bandung, Jumat (10/2/2012).
Saat ini, lanjutnya, Chevron tengah membidik pegunungan di wilayah Lampung Barat sebagai wilayah kerja pertambangan (WKP) panas bumi yang baru.
“Sebelum menetapkan lokasi tersebut sebagai WKP baru, harus didahului dengan studi terlebih dahulu terkait geothermalnya. Dan saat ini masih dalam tahap eksplorasi,” tuturnya.
Untuk melakukan investasi baru di sektor geothermal, lanjutnya, harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Pasalnya, cost awal di investasi geothermal akan membutuhkan biaya sangat besar. Sedangkan, untuk pengembalian investasinya sendiri akan berjalan dalam waktu yang cukup lama. Sehingga, kontrak investasi di sektor geothermal selalu memiliki jangka waktu yang lebih panjang disbanding investasi di minyak bumi atau lainnya yakni antara 30-40 tahun.
"Kalau misalkan eksplorasi yang kita lakukan bisa selesai tahun ini dan potensinya benar-benar menjanjikan, bisa saja kita buka WKP baru disana (Lampung Barat)," pungkasnya.[ang]
- 20:34 Volume Sampah Kota Bandung Dipre...
- 19:22 PDAM Kota Bandung Tambah 2 Insta...
- 18:24 Pemkab Dorong Investor-Petani Ja...
- 14:25 Soal Pilgub, Dede Yusuf Tunggu H...
- 08:00 Pengamat: PKS Sebaiknya Cari Tam...
- Heryawan-Nanan Siap Maju di Pilgub?
- Cable Car Diprediksi Mulai Diban...
- Pengamat: PKS Sebaiknya Cari Tam...
- Dede Yusuf Keukeuh Tolak Konser ...
- Pemkab Kesulitan Atasi Limbah In...




