Infomedia Masuk Dalam Jajaran Perusahaan 1 T

Infomedia Masuk Dalam Jajaran Perusahaan 1 T
PT Infomedia Nusantara berhasil masuk dalam jajaran anak perusahaan Telkom dengan pendapatan diatas Rp1 triliun. - inilah.com/Dadi Haryadi
Oleh: Dadi Haryadi
Jabar - Jumat, 10 Februari 2012 | 22:50 WIB

INILAH.COM, Bandung - PT Infomedia Nusantara (Infomedia) berhasil masuk dalam jajaran anak perusahaan Telkom dengan pendapatan diatas Rp1 triliun setelah membukukan pendapatan di tahun 2011 sebesar Rp1,07 triliun. Revenue yang dihasilkan Infomedia meningkat 23% dari tahun sebelumnya.

Pendapatan tersebut dikontribusikan dari beberapa legacy product Infomedia. Seperti, layanan Yellow Pages Directory dan Special Directory, Layanan Contact Center serta Printing & Publishing. Kontribusi terbesar bagi pendapatan Infomedia di tahun 2011, disumbangkan dari bisnis Contact Center & Outsourching Services yang mencapai 66%, disusul Digital Media Printing & Rich Content sebesar 27% dan bisnis Printing & Publishing sebesar 7%.

"Yang paling unik adalah jumlah pelanggan Yellow Pages yang mencapai 24.500 costumer dan memberi kontribusi sebesar Rp287,6 miliar. Padahal, di negara lain sudah ditinggalkan beralih ke digital," ujar President Director Infomedia Muhammad Awaluddin kepada wartawan, Jumat (10/2/2012).

Menurutnya, Yellow Pages masih bertahan karena pertumbuhan internet di Indonesia yang kurang merata. Meski begitu, pihaknya memprediksi pada lima tahun ke depan bisnis ini akan 'tewas'.

"Untuk itu, kita telah berupaYa mengalihkan Yellow Pages pada Digital Rich Content yang aplikasinya terdapat pada smartphone atau digital media lainnya," tuturnya.

Pada tahun 2012 ini, lanjutnya, pihaknya menargetkan pendapatan sebesar Rp1,3 triliun atau tumbuh sebesar 21%. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya pun telah menyiapkan beberapa aksi korporasi. Beberapa bisnis baru yang dikembangkan Infomedia diyakini bisa mendongkrak pendapatan untuk mencapai target. Peningkatan layanan dilakukan seperti pada Contact Center yang rencananya akan berbasis data.

"Akan kami sinergikan dengan layanan data sehingga pelanggan yang bertanya alamat bisa mendapatkan peta dalam bentuk MMS," pungkasnya.[ang]

berita lainnya
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHJABAR.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
  • Facebook
  • Twitter
  • RSS
warta terkini
terpopuler
foto hari ini
www.inilah.com
Follow inilahjabarcom on Twitter