18 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Rawan Longsor
INILAH.COM, Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi siap siaga selama 24 jam dalam menghadapi situasi dan kondisi cuaca ekstrim yang sedang berlangsung.
''Petugas kami sudah disiapsiagakan selama 24 jam dalam upaya penanganan bila terjadi bencana,'' kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Perry A Furqon kepada INILAH.COM, Jumat (10/2/2012).
Menurut Perry, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan beberapa instansi lain, baik di lingkungan Pemkab Sukabumi maupun TNI dan Polri serta organisasi kemasyarakatan (Ormas). ''Juga telah dibentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) berjumlah 39 orang,'' ujarnya.
Saat ini, lanjut Perry, BPBD Kabupaten Sukabumi mendapatkan hibah senilai Rp1,4 miliar berupa berbagai peralatan dan perlengkapan, mulai dari mobil, sepeda motor, perahu karet hingga peralatan pendukung lainnya dalam upaya penanganan bencana.
Pada kesempatan itu, Perry juga mengungkapkan di wilayahnya terdapat 18 kecamatan yang rawan bencana alam tanah longsor, di antaranya Kecamatan Kalapanunggal, Palabuhanratu, Kadudampit, Sukabumi, Nyalindung, Sukalarang, Cikembar, Cisolok, dan Warungkiara.
''Sebenarnya hampir seluruh wilayahnya termasuk rawan longsor, namun hasil pendataan terakhir yang rawan longsor terdapat di 18 kecamatan,'' ungkap Perry.
Seperti diberitakan sebelumnya, bencana tanah longsor terbaru terjadi di Kampung Batu Gajah RT 24/09 Desa Walang Sari Kecamatan Kalapa Nunggal. Dalam peristiwa tersebut seorang balita, Akbar (2) tewas tertimbun longsoran tanah.[jul]
- 20:34 Volume Sampah Kota Bandung Dipre...
- 19:22 PDAM Kota Bandung Tambah 2 Insta...
- 18:24 Pemkab Dorong Investor-Petani Ja...
- 11:36 Pemprov Bakal Bagikan 100 Alat P...
- 11:18 Heryawan Serahkan Alat Pencacah ...
- Heryawan-Nanan Siap Maju di Pilgub?
- Cable Car Diprediksi Mulai Diban...
- Pengamat: PKS Sebaiknya Cari Tam...
- Dede Yusuf Keukeuh Tolak Konser ...
- Pemkab Kesulitan Atasi Limbah In...




