Dapat Asimilasi, Ariel Hanya Diperbolehkan Bekerja

Dapat Asimilasi, Ariel Hanya Diperbolehkan Bekerja
Nazriel Ilham atau akrab dengan sapaan Ariel Peterpan memperoleh asimilasi (proses pembauran dengan masyarakat) dikarenakan berkelakuan baik selama menjadi tahanan. - inilah.com/Syamsuddin Nasoetion
Oleh: Jaka Permana
Jabar - Kamis, 9 Februari 2012 | 21:55 WIB

INILAH.COM, Bandung - Nazriel Ilham atau akrab dengan sapaan Ariel Peterpan memperoleh asimilasi (proses pembauran dengan masyarakat) dikarenakan berkelakuan baik selama menjadi tahanan. Namun, asimilasi yang diperoleh pelantun lagu Ada Apa Denganmu hanya untuk bekerja.

Seperti diketahui, kekasih Luna Maya itu mendapatkan asimilasi setelah menjalani 2/3 masa tahanan. Sebelumnya Pengadilan Negeri Bandung memvonis Aril 3 tahun 6 bulan terkait video asusila pada Januari 2010 lalu.

"Sekitar Januari lalu dia (Ariel) menjalani asimilasi berupa kerja di luar rutan. Kerjanya di perusahaan arsitektur," ujar Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah (Kemenkumham) Jabar M Nasir Almi kepada wartawan di Rutan Kebonwaru, Jalan Jakarta Kota Bandung, Kamis (9/2/2012).

Meski saat ini 'bebas' dari tembok Rutan Kebonwaru, namun eks vokalis band Peterpan ini hanya boleh keluar untuk bekerja. Urusan lain tidak diizinkan.

"Selama asimilasi itu, Ariel hanya bekerja. Ia tidak boleh pulang ke rumah. Harus kembali lagi ke rutan kalau sudah pulang kerja," kata Kasie Pengamanan Rutan Kebonwaru Ahmad Tohari kepada wartawan di Rutan Kebonwaru, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Kamis (9/2/2012).

Disinggung apakah keluarga Ariel boleh mendatangi atau bertemu di tempat kerja, Tohari dengan tegas menyatakan tidak. Menurutnya, keluarga atau pun rekan hanya boleh menemui Ariel pada jam besuk di Rutan Kebonwaru.

"Kalau Ariel pulang atau ditemui keluarga di luar sana, itu namanya sudah melanggar aturan. Dia asimilasi itu buat kerja. Dia juga enggak bisa manggung atau pentas," terang Tohari.

Sejak dua minggu lalu Ariel menyandang asimilasi lantaran sudah menjalani setengah masa hukuman. Saat itu pula pelantun lagu Menghapus Jejakmu itu bekerja pada salah satu perusahaan arsitektur berdomisili di Kota Bandung. Ia bekerja pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.[ang]

berita lainnya
1 Komentar
iman @ Jumat, 10 Februari 2012 | 09:01 WIB
kenapa kegiatan asimilasi itu jauh dari kebiasaannya ?,setiap terpidana berbakat seharusnya mendapat perlakuan khusus dlm asimilasinya disesuaikan dgn kebiasaannya sebelum dipenjarakan supaya tdk kehilangan jati diri dan membantu ybs mengenali kembali dunianya ?
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHJABAR.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
  • Facebook
  • Twitter
  • RSS
warta terkini
terpopuler
foto hari ini
www.inilah.com
Follow inilahjabarcom on Twitter