Gubernur Jabar: Lawan Habis Tindakan Separatisme

Gubernur Jabar: Lawan Habis Tindakan Separatisme
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengajak masyarakat Jabar untuk melawan separatisme dan menghindari pihak-pihak yang mencoba memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa. - inilah.com/Syamsuddin Nasoetion
Oleh: Dery Fitriadi Ginanjar
Jabar - Kamis, 9 Februari 2012 | 19:00 WIB

INILAH.COM, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengajak masyarakat Jawa Barat untuk melawan separatisme dan menghindari pihak-pihak yang mencoba memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa.

Dirinya pun mengingatkan agar senantiasa memperkuat 4 pilar, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu ditegaskannya dalam Seminar Nasional Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan Ormas Buah Batu Corps (BBC) di Hotel Horison Kota Bandung, Kamis (9/2/2012).

"Kita harus lawan habis tindakan separatisme yang ingin memecah belah NKRI. Semua berasal dari tanah yang sama, yakni Tanah Indonesia. Meski kita terpisah-pisah oleh lautan, berbeda bahasa dan budaya namun tetap NKRI," tegas Heryawan yang disambut tepuk tangan meriah peserta.

Gubernur juga memaparkan, adanya upaya provokasi di 2 wilayah di Indonesia oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yakni Aceh dan Papua. Untuk itu, sebagai Gubernur Jawa Barat, rela bila kedua provinsi tersebut mendapat perhatian lebih dari pusat.

"Saya rela Aceh dan Papua diberi otonomi khusus, bahkan Jabar yang penduduknya paling banyak, mendapat anggaran lebih kecil dari pada dua daerah tadi. Namun tak mengapa, karena semua itu dilakukan demi menjaga keutuhan NKRI," jelas Heryawan.

Dirinya pun berpesan agar masyarakat dapat menjaga pilar-pilar demokrasi, karena sejatinya makna yang tertuang pada Bhineka Tunggal Ika yang menjadi salah satu pilar, adalah mewujudkan kebersamaan dalam perbedaan bukan menjadikan perbedaan menjadi simpul perpecahan.

Lebih lanjut Heryawan menyatakan keberagaman Indonesia yang terdiri lebih dari 17 ribu pulau dan memiliki 68 bahasa, sangat dikagumi masyarakat dunia. Karena dari sekian perbedaan yang ada, masyarakat Indonesia bisa hidup rukun dan damai. Lain halnya dengan bangsa lainnya di dunia, dimana mayoritas bangsanya bersifat homogen sehingga tak terlalu membutuhkan tenaga ekstra untuk menyatukannya. "Nah, aplikasi dari kebangsaan adalah memajukan bangsa di segala bidang, baik pendidikan, kesehatan, ekonomi, budaya, sampai teknologi," ungkapnya.[ang]

berita lainnya
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHJABAR.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
  • Facebook
  • Twitter
  • RSS
warta terkini
terpopuler
foto hari ini
www.inilah.com
Follow inilahjabarcom on Twitter