Roy, Stoper yang Ikut Membawa Persib Juara

Roy, Stoper yang Ikut Membawa Persib Juara
Namanya mungkin tak setenar sang kakak Robby Darwis (RD). Namun, prestasinya ketika masih bersama Persib tak kalah gemilang, dua gelar juara pernah digenggamnya. - inilah.com/Yogo Triastopo
Oleh: Yogo Triastopo
Jabar - Rabu, 8 Februari 2012 | 23:33 WIB

INILAH.COM, Bandung – Namanya mungkin tak setenar sang kakak Robby Darwis (RD). Namun, prestasinya ketika masih bersama Persib tak kalah gemilang, dua gelar juara pernah digenggamnya bersama Maung Bandung era 90an.

Inilah Roy Darwis, stoper Persib yang turut membantu timnya merengkuh piala Perseritakatan pada 1994 dan Piala Liga Indonesia I pada 1994/1995. Jauh sebelum mencapai prestasi puncak, Roy harus menjalani proses panjang dalam kariernya sebagai pemain sepak bola.

Sejak duduk di bangku SMP Roy menggemari sepak bola. Setiap hari Roy kecil berlatih dengan kakanya, Robby di sekitar rumah orang tuanya dulu, kawasan Lembang. Bakat sepak bola kakak beradik ini terus berkembang hingga suatu waktu Robby menjadi yang pertama menunjukkan bintangnya di lapangan.

“Sejak SMP saya sudah senang main bola tapi pertengahan SMP sempat berhenti untuk fokus belajar. Saya mulai bermain kembali waktu SMA tahun 1987 karena secara tidak langsung terdorong oleh prestasi Kang Robby yang berhasil masuk Persib, itu waktu tahun 1985-1986 . Selain itu lingkungan juga turut membawa saya ke sepak bola, karena dulu Lembang kan terkenal banyak yang main bola,” tutur Roy kepada INILAH.COM, Selasa (7/2).

Kesungguhan Roy untuk menjadi pemain sepak bola terbayar dengan keberhasilannya mengikuti jejak sang kakak. Perjalanan menuju Persib dirintisnya dengan memasuki Persib junior dan diteruskan ke Persib U-23 pada 1987. Namun, Roy memilih memulai karier seniornya ke Persegres Gresik pada 1989.

“Saya waktu itu diajak pelatih Marek ( Janota) dan tertarik bermain di Gresik untuk mengembangkan bakat. Bersama Gresik saya berhasil masuk play off Galatama. Di tengah perjalanan, tenaga saya lebih dibutuhkan untuk memperkuat Persib yang ditinggalkan Adeng Hudaya karena beliau pensiun,” jelas Roy yang sewaktu bermain seangkatan dengan Dadang Kurnia cs.

berita lainnya
1 Komentar
oke @ Kamis, 9 Februari 2012 | 09:57 WIB
jaman ayeuna mah persib teu boga pemandu bakat khususna orang bule, entong pemandu orang asli, soalna pasti mentingkeun dulurna heula padahal maenna butut loba anu alus tp sabab KKN jadina barudak nu alus teh prustasi jadi ereun maen bola, matak prestasi bibit ngora persib eweuh nu alus,
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHJABAR.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
  • Facebook
  • Twitter
  • RSS
warta terkini
terpopuler
foto hari ini
www.inilah.com
Follow inilahjabarcom on Twitter