Kota Cirebon Mendung, Warga Khawatir Banjir

Kota Cirebon Mendung, Warga Khawatir Banjir
Awan hitam yang menggantung di langit Kota Cirebon pada Minggu (5/2/2012) membuat warga khawatir banjir akan kembali terjadi. - inilah.com/Ibnu Saechu
Oleh: Ibnu Saechu
Jabar - Minggu, 5 Februari 2012 | 22:00 WIB

INILAH.COM, Cirebon - Awan hitam yang menggantung di langit Kota Cirebon pada Minggu (5/2/2012) membuat warga khawatir banjir akan kembali terjadi.

Seperti diketahui sebelumnya, wilayah Kota Cirebon diterjang banjir sejak Kamis (2/2/2012) hingga Sabtu (4/2/2012) yang membuat puluhan rumah di sejumlah kawasan Kota Cirebon tergenang. Banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan seperti Jalan Cipto Mangunkusumo, Siliwangi, Kartini, Pemuda, Terusan Pemuda, hingga Brigjend Dharsono.

Selain jalan dan pemukiman warga, kawasan perkantoran juga turut terendam, seperti Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Begitu pun sekolah-sekolah, seperti MAN 3 dan MTs Negeri 1, SDN Sukapura, SDN Pulasaren, SDN Cangkol, SDN Ciremai Giri, SMAN 2, juga SMKN 2.

Pelaksana bagian Tata Usaha MAN 3 Kota Cirebon Warsito (49) berharap hujan besar tidak turun lagi. Banjir selama tiga hari membuat sejumlah arsip sekolah ikut terendam banjir.

"Siswa juga terpaksa diliburkan karena airnya masuk kelas," kata Warsito saat ditemui di Jalan Raya Pilang, Kelurahan Sukapura, Minggu (5/2/2012).

Dia menjelaskan, lokasi sekolah yang berada di daerah rendah membuat MAN 3 selalu kebanjiran setiap turun hujan besar. Meski begitu, biasanya banjir tersebut tidak sampai masuk ke dalam ruang kelas mengingat pihak sekolah telah meninggikan fondasi bangunan pada 2008 lalu.

"Namun, banjir kali ini terbilang sangat parah karena air sampai masuk ke dalam kelas sehingga sekolah terpaksa diliburkan," ujarnya.

Kondisi yang sama, kata Warsito, dialami MTs Negeri 1 yang berada tepat dibelakang MAN 3. Akibat banjir kali ini peralatan komputer milik sekolah terendam. Dia berharap Pemkot Cirebon membangun saluran drainase yang memadai. Sehingga setiap hujan tiba air bisa langsung dibuang.

Sedangkan Pemkot Cirebon masih belum merilis data pasti akibat banjir tersebut. "Kami belum mendapatkan data yang pasti mengenai kerugian akibat banjir tersebut," kata Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Kota Cirebon Adam Nuridin.[ang]

berita lainnya
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHJABAR.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
  • Facebook
  • Twitter
  • RSS
warta terkini
terpopuler
foto hari ini
www.inilah.com
Follow inilahjabarcom on Twitter