Pemkab Cianjur Akan Tindak Pengecer Pupuk Nakal
INILAH.COM, Cianjur - Pemkab Cianjur mengancam akan mencabut izin pengecer pupuk yang kedapatan bertindak tak sesuai aturan, menyusul terjadinya kelangkaan pupuk beberapa pekan terakhir.
Saat ini, Pemkab Cianjur sudah mengaktifkan tim pemantau pengawasan pengadaan pupuk (P3P) di tingkat kecamatan.
Kepala Seksi Bina Distribusi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kabupaten Cianjur Yudi Adhi Nugroho mengatakan tim ini diterjunkan ke tingkat kecamatan untuk mengawasi kinerja agen resmi maupun agen tidak resmi.
Jika ada indikasi menjual pupuk keluar daerah ataupun menaikkan harga di atas harga eceran tertinggi (HET), maka ancaman terhadap pengecer atau agen akan dicabut izin usahanya.
"Kami tidak akan segan-segan menindak pengecer pupuk yang nakal. Jika ada indikasi memainkan pupuk, kami akan cabut izin usahanya," tegas Yudi, Sabtu (4/2/2012).
Yudi menyebutkan, produsen pupuk di Kabupaten Cianjur yakni PT Pupuk Kujang sebanyak 12 distributor, dan PT Petro Kimia Gresik sebanyak 7 distributor. Sementara untuk kios pengecer resmi sebanyak 300 pengecer.
"Kita telah mengaktifkan tim pemantau pengawas pengadaan pupuk (P3P) di tingkat kecamatan terhadap agen resmi maupun agen tidak resmi. Jika ada indikasi menyalahi aturan yang sudah ditetapkan, tentu akan kita tindak," tegasnya.[jul]
- 14:51 Dede Yusuf Belum Tahu Peluangnya...
- 14:42 Nanan: Saya Ingin Mengabdi Bukan...
- 14:25 Soal Pilgub, Dede Yusuf Tunggu H...
- 11:36 Pemprov Bakal Bagikan 100 Alat P...
- 11:18 Heryawan Serahkan Alat Pencacah ...
- Heryawan-Nanan Siap Maju di Pilgub?
- Cable Car Diprediksi Mulai Diban...
- Pengamat: PKS Sebaiknya Cari Tam...
- Dede Yusuf Keukeuh Tolak Konser ...
- Pemkab Kesulitan Atasi Limbah In...




